Jumat, 15 Februari 2013

Seorang Pendidik itu ..

Pasti semua orang pernah merasa sangat amat kesal pada seseorang, tetapi karena perbedaan tingkat (atasan-bawahan, dosen-mahasiswa, atau senior-junior) akhirnya kita tidak dapat membalasnya ..
memang balas dendam itu bukan perbuatan yang baik, tapi tak perlu munafik, jika seandainya kita mempunyai kesempatan untuk membalas perlakuan mereka, pasti akan sangat dengan senang hati menggunakan kesempatan itu .

itulah yang baru-baru ini saya rasakan, karena mendapatkan perlakuan yang menurut saya tidak adil (terbawa-bawa dalam perselisihan antara kalangan atas) dan saya tidak dapat membalasnya, ya jadilah hanya air mata yang bisa saya keluarkan (memang dasarnya saya cengeng). Tetapi untungnya saya tidak mengeluarkan air mata di hadapan pembully .
memang terkadang hanya cukup dengan sedikit celetukan dengan hiasan senyum sinis dan meremehkan cukup untuk menyulut emosi seseorang, dan sepertinya pembully saya ahli dalam hal sulut menyulut emosi ..

Mungkin kejadian bully membully ini adalah karma saya. 
Ya, saya sadar. Saya sering mengeluarkan kata-kata judes dan menyakitkan pada seseorang.
saya juga sadar, ekspresi datar saya sudah cukup untuk membuat orang berspekulasi bahwa saya adalah orang judes dan sombong. 
Yaah, mungkin saya harus segera belajar untuk menghilangkan sikap-sikap saya itu agar tidak ada orang yang merasakan kekesalan seperti yang saya rasakan ini.

semoga saat saya sudah berada di posisi dimana pembully saya berada, sikap dan sifat saya tidak seperti dia.semoga saja mulut dan kelakuan saya cukup pantas untuk menjadi panutan sebagai seorang pendidik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar